Friday, February 7, 2014

JANGAN PERNAH KITA BERPISAH


 
--- puisi ini kutuliskan untuk sahabatku terkasih Elen Sinaga yang hari ini merayakan Hari Ulang Tahun Perkawinan yang ke 11 ---.

rintik hujan menjamah bumi
lembab basah
tiada lagi kering
bola mata terpaut
serpihan asmara berbisik
mengguncang jiwa
kenangan pertama kita berjumpa

pagi ini
kau masih terlelap di sisiku
berdesah manja
jemari lentik merangkul
sebelas tahun serasa sehari
janji suci suami istri
berbagi suka duka
hingga tiada lagi dunia

kasih
bila cinta kita menguap pergi
mawar takkan lagi berseri
mentaripun takkan pernah kembali


Salam kasih dan sejahtera selalu,
Raymond Liauw

Tuesday, February 4, 2014

ALAM TAK SELALU RAMAH

renyah malam tanpa purnama
lelaki itu bersandar pada remang
terguyur bencana
tercabik duka
melamun
tiada binar bola mata

jarinya memeluk cangkir retak
tanpa aroma kopi
terbingkai kenangan
tersenyum tertawa menangis
silih berganti

sesekali menghela napas
dia merunduk
membelai lembut
dua raga terselubung abu
terbujur kaku
bayi terpeluk ibu

bibir kering lirih bertanya
haruskah kutanggung derita ini ?”

desir angin terus berlalu
sangatlah pilu untuk menjawab
ataukah
terlalu angkuh tak mau tau


Salam kasih dan sejahtera selalu,
Raymond Liauw

Sunday, February 2, 2014

MEMBUAT PEMILIK KITA BAHAGIA

tik...tik...tik...tik...tik...
seratus dua puluh delapan tahun
jam kantong itu tetap bekerja
tanpa bicara
terus berdetak
menjalankan perintah
membuat senyum pemiliknya

pejamkan mata
rebahkan jiwa
rasakan terapi mengaliri nadi
hiruplah cinta kasih Ilahi
dalam karya
buatlah DIA bahagia


Salam kasih dan sejahtera selalu,
Raymond Liauw

Wednesday, January 29, 2014

KRISTAL ITU TLAH MENYALA


--- puisi ini kutuliskan dan kupersembahkan untuk istriku tercinta Debby Liauw yang hari ini genap sembilan tahun dengan setia mendampingiku ---


serasa baru kemarin kita berjabat tangan
bergaun merah
rintik gerimis lembut
bening seperti embun
menguak jendela cinta
membanjiri rongga asmara

begitu sering seniman berpujangga
pun banyak syair melena
hingga suatu saat
butiran kristal itu menyala
harum beraroma
takkan luntur
takkan pudar
padat membungkus cinta

hari ini
genap sembilan tahun
janji suci menyatu
erat mendekap manja
tersenyum
mengukir sejarah kasih kita
bernapas kekal
abadi selamanya

Salam kasih selalu untukmu istriku permaisuriku Debby Sumadji Liauw

 
Love,
Raymond Liauw

Monday, January 27, 2014

UNTUK SEORANG TEMAN DI RIAU

tersembul suka cita
melihat tawamu
mendengar candamu
begitu besar berkat-Nya kepadaku
untuk dapat mengenalmu
walau hanya di dunia maya
namun terasa nyata

hari ini kebahagiaan menyelimutimu
bersama dengan surya terpancar
dalam mimpipun purnama tersenyum
menyambut usiamu kian melangkah

begitu banyak kata terangkai
terlalu luas rasa terurai
sebutir doa terhembus dari tanah Texas
selamat ulang tahun Helen Sinaga
kasih-Nya kepadamu kekal adanya


Salam kasih dan sejahtera selalu,
Raymond Liauw

DIA YANG SELALU BERADA PADA DUA SISI

selalu ada dua sisi baik dan jahat
melihat apa yang kita perbuat
saling tarik adu kuat

selalu ada dua sisi
sedih dan bahagia
dapat dirasa
tak dapat diraba

selalu ada dua sisi
terang dan gelap
mengikuti langkah berderap
entah jalan mana yang diharap

saat kita menjauhi
DIA datang pada kita
saat kita mendekati
DIA memeluk kita

DIA bukan hanya untuk mereka yang mencari
karena
DIA akan selalu ada pada kedua sisi

 
Salam kasih dan sejahtera selalu,
Raymond Liauw
 
 

Saturday, January 25, 2014

TERIMA KASIH

usia kian bergulir
terkikis waktu
layaknya bara melumat cerutu
tak terhindari
pun tidak terjamah
hingga batas akhir

pada rentang siang berganti malam
ada rasa pahit dan manis
terkecap embun kenangan
bersumber dari lubuk hati
terlantun butiran kasih

wahai rajawali
saudara dan sahabatku
terima kasihku kepadamu
untuk semua doa dan harapan
selagi aku masih berlari
menuju garis akhir
dimana kelak kita semua kan tiba


Salam kasih dan sejahtera selalu,
Raymond Liauw