Friday, March 7, 2014

RINDUKU UNTUKMU

terpanggang segenggam tanah
terbentuk dua anak manusia
saling tatap
tak banyak bicara
tersipu malu
gelora hati terpaut satu

elang di puncak cemara
berharap angin bersyair syahdu
namun malam tiada merayu
mimpi hanya tersenyum
lelap pun memeluk rindu


Salam kasih dan sejahtera selalu,
Raymond Liauw

Wednesday, March 5, 2014

KU INGIN SEPERTI LAZARUS

dikala kita kecil
kita bertingkah layaknya anak kecil

disaat dewasa
bicara dan berpikir tentang wibawa

ketika kita tua
teriring sabar bijaksana

waktu tlah terlampaui
suka duka pun tlah kita miliki
semua termakan usia
lenyap tak tersisa

namun itu bukanlah sebuah akhir
layaknya seorang Lazarus
DIA kelak membangkitkanku
menjadikanku sempurna tanpa cela
abadi selamanya

Amin


Salam kasih dan sejahtera selalu,
Raymond Liauw

Monday, March 3, 2014

SEBUTIR ABU PADA SETUMPUK DEBU

begitu indah kaki langit
bermandi surya
berjubah pelangi
angin menyapa pagi
mengumbar senyum
pemijak bumi

rentang laut bernyanyi
mengalun ombak
berambut putih
cakrawala berpayung biru
anggun tak bertepi
menyimpan seluruh rahasia Ilahi

hidup penuh liku
menapak kerikil duri
berbongkah batu

manusia hanyalah sebutir abu
yang terbaring
pada setumpuk debu


Salam kasih dan sejahtera selalu,
Raymond Liauw

Sunday, March 2, 2014

MIMPI BURUK

aku yang takut akan gelap
ragu melangkahi gerbang
rasa ngeri menghantui
nyanyian gurun itu masih terdengar
mengikuti bayang siang dan malam
bersaksi atas setiap tetesan darah tak berdosa
selongsong timah berserakan
mengiringi jerit tangis
pilu di atas bangkai

merpati mengebas sayap
menitikan air mata
tubuh mungil mendekap boneka
terbujur kaku terbalut peluru

perang tak kenal belas kasih
tak memiliki hati nurani
haus akan darah
lapar akan nyawa

ku harap semua itu hanyalah mimpi buruk
yang tak pernah ku alami


Salam kasih dan sejahtera selalu,
Raymond Liauw

Friday, February 28, 2014

PERSAHABATAN DUNIA MAYA

kata demi kata terucap
syair demi syair terlantun
berbagi cerita 
bertukar pikiran

pada saat ku terjatuh, kalian menopangku
ketika ku sakit, kalian menghiburku
tegur sapa datang tanpa harus menunggu
semua terjalani tanpa rasa kaku

kita belum saling bertemu diri
melalui dunia maya kita berkomunikasi
terima kasih untuk persahabatan ini
semoga tiada penghalang untuk saling berbagi

 
Salam kasih dan sejahtera selalu,
Raymond Liauw

Sunday, February 23, 2014

LAMUNAN SENJA

merebah kaki
berteman secangkir kopi
menikmati rentak bayu
guratan senja menyapa masa lalu
tersenyum pada rawa
menangis pada lembah

seorang bocah telanjang dada
menggenggam tanah basah
rinai hujan bergelak tawa
dia bertanya mencari arah

hidup bagaikan roda berputar
terhadang kerikil
berjurang curam
tiada sangka
tiada yang tau
nasib manusia di lain waktu


Salam kasih dan sejahtera selalu,
Raymond Liauw

Thursday, February 20, 2014

PANGGILAN AZAN

aku yang terhampar di tengah gurun
tergarang hening
bisu mengering
titik titik noda merapuh hati
redup menyambangi
di antara bulan dan matahari

terlalu banyak cobaan
tiada tetesan air membasahi jiwa
pun tiada tulang penyanggah

namun........
dikala lantunan azan memanggil
tercubit telinga
menampar keras jiwa yang rapuh
selembar bayang menjamah bumi
tersungkur
lemah tak berdaya
bersimpuh di atas sajadah
menghadap kiblat berpasrah kepada Ilahi

[ALLAAHU AKBAR, ALLAAHU AKBAR
ALLAAHU AKBAR, ALLAAHU AKBAR
ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLAAH
ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLAAH
ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAH
ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAH
HAYYA 'ALASH-SHALAAH
HAYYA 'ALASH-SHALAAH
HAYYA 'ALAL-FALAAH
HAYYA 'ALAL-FALAAH
ALLAAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR
LAA ILAAHA ILLALLAAH]


Salam kasih dan sejahtera selalu,
Raymond Liauw