Thursday, May 8, 2014

SELEMBAR HATI BANGKAI

melodi hidup
lalat berbasa basi
di bawah telapak kaki
memutar lidah
menanam duri

fakta tanpa rahasia
berjasad tanah
nyawa tiada harga
berkoar pro demokrasi
teriak anti korupsi
sembunyi di ketiak medali

geram langit
kecewa bumi
bernanah hati
aroma busuk bangkai babi


Salam kasih dan sejahtera selalu,
Raymond Liauw

Monday, May 5, 2014

CORENG KELAM


Puisi ini kupersembahkan untuk para korban kekerasan politik di zaman Or-Ba terutama para aktivis yang diculik dan hingga kini masih belum diketahui nasibnya.

 
sejarah terpercik api
terbakar
merah membara
mendamprat hening
penculikan
pembantaian
berita usang bertindih
beku tak berlidah
menggigil di peti mati

jiwa jiwa berteriak
tak sempat pamit pada ibunda
rebah terdampar
di antara harap dan kecewa
nyawa tiada arti
busuk politisi
kelam bumi pertiwi
menggurita
tercoreng sejarah bangsa


Salam kasih dan sejahtera selalu,
Raymond Liauw

Friday, May 2, 2014

MENERAWANG KABUT

di sudut cakrawala
rabun berkabut
mengukir pena
bermata tajam
keras baja
kilau belati

geram
melepas sunyi
menyaksikan semburan ludah
mucikari berduri
lorong pilu
memamah sendu
kerak basi
di negeri berdasi

seorang bocah termangu
lugu
menggantung asa
berharap susu


Salam kasih dan sejahtera selalu,
Raymond Liauw

Monday, April 28, 2014

PIJAK HATI

sebuah drama melintas
acuh bersembilu
tertawa
menangis
aroma janji
tak berkedip

kenangan bisu
tak tersipu
tiada lembar pagi
mati
terkubur mimpi

frustasi
jajaki iri hati


Salam kasih dan sejahtera selalu,
Raymond Liauw

Friday, April 25, 2014

ASMARA SENJA

ketika kita berbagi senja
terpangku cakrawala
alun rumpun ilalang
tersipu bayu
lapang tiada retak
lembut bak nirwana
hening
sabar

ketika kita berbagi senja
terkecap manis asmara
purnamapun sungkan menyapa


Salam kasih dan sejahtera selalu,
Raymond Liauw

Monday, April 21, 2014

RENUNG DALAM SUJUD (SHOLAT)

terhempas hening
ikhlas mengalir
merambah angan
menjamah gerbang langit
sunyi tak bertirai
sepi
menelusuri damai hati

pekat terpejam mata
gemerlap di dasar jiwa
kian terbuka pori kepasrahan
bersandar pada hidayah
penuh zikir kepada-Nya

tiada yang tersembunyi
tiada yang abadi
hingga waktunya tiba
berpamit pada dunia

sholat
dekatkan diri pada Ilahi


Salam kasih dan sejahtera selalu,
Raymond Liauw

Friday, April 18, 2014

DIA TLAH BANGKIT

jalan sangat panjang
sunyi berliku
langkah bisu
gelap
tak berbatas
pun tak bertepi

wahai….Yerusalem
dimanakah Raja-mu
dimana suara kecapi
rebana dan sorak soraimu
oohhh……….
semua tlah pergi
pergi berlari
entah apa yang dicari

bilur-Ku dosamu
darah-Ku khianatmu
nyawa-Ku penebusanmu

luka ini tak lagi perih
lubang lambung tangan dan kaki
raihlah tangan-Ku
di firdaus kita kan bertemu


Selamat Hari Raya Paskah untuk sahabat semua.
Tuhan Yesus telah bangkit dan menebus dosa dosa kita.
Raymond, Debby dan Leonard Liauw