Friday, February 19, 2016

VALENTINE'S DAY



Valentine diambil dari nama seorang Santo Valentinus.
Perayaan Valentine's Day yang juga dikenal sebagai Hari Kasih Sayang sedunia bukanlah budaya masyarakat Timur walaupun dalam kenyataannya hari raya ini juga dirayakan oleh sebagian masyarakat Timur. Bukan pula hari raya suatu agama.

Survey mengatakan bahwa jumlah masyarakat dunia yang melangsungkan pernikahan pada hari ini jauh lebih banyak dibanding hari hari biasa.

Para pebisnis memanfaatkan hari raya ini dengan menjual segala pernak pernik Valentine mulai dari simbol simbol berbentuk hati, kartu ucapan, coklat, boneka, bunga, hingga permata berlian untuk meraup keuntungan.

Valentine's Day adalah ungkapan kasih seseorang kepada lainnya yang bisa saja pacar, teman, kakak, adik bahkan kepada orang tua kandung.

Diantara kita berpikir, kalau cuma menyatakan kasih sayang kenapa harus merayakannya setahun sekali. Bukankah kasih sayang harus diterapkan setiap hari setiap saat ??

Saya setuju dengan pendapat tersebut. Kasih sayang harus diwujudkan setiap saat kepada sesama manusia.

Sama halnya umat Kristiani setiap tahun merayakan pesta Natal yang bukan hanya untuk memperingati kelahiran Kristus (tiada seorangpun yang tau tepatnya kapan Yesus lahir), melainkan juga untuk memperingati cinta kasih Allah kepada manusia dan kerendahan hati Kristus yang terlahir di kandang domba dari keluarga tukang kayu. Cinta kasih dan rendah hati itu yang juga harus kita terapkan dalam kehidupan kita sehari hari terhadap sesama.

Sebagian orang yang memiliki pikiran kotor dan cupet memandang Valentine's Day sebagai Hari Pesta Sex.

Saya berpikir, kalau memang dasar otaknya ngeres dan cuma mau melakukan kegiatan sex kenapa harus menunggu hari Valentine, bukankah bisa dilakukan setiap hari dan setiap saat ??
Bikin video porno juga bisa dilakukan tanpa melihat hari.

Untuk kaum muda yang sedang berpacaran, hati hati dengan rayuan kekasih untuk melakukan hubungan sex hanya karena hari ini Valentine's Day dan sudah mendapat hadiah coklat. Terkecuali andapun juga mengharapkan untuk melakukannya ??

Kami sekeluarga mengucapkan Happy Valentine's Day kepada semua sahabat dumay FB.
Semoga jalinan persahabatan kita ini bisa terus berlangsung dengan terus menjaga tata krama tali persahabatan.


Sejahtera dan sehat selalu,
Raymond Liauw & Fam.

Wednesday, February 10, 2016

AHOK DOMBA BERTARING SINGA




Salah satu sifat buruk orang kaya adalah mereka sering berpikir bahwa mulai dari aparat dan pejabat negara hingga pembuat undang undang dapat dibeli dengan uang.

Saya tidak akan heran bila ada di antara anda yang pernah sakit hati karena dihina dan dimaki oleh orang kaya layaknya anda adalah kecoa busuk.

Sudah bukan rahasia umum bahwa mereka menyogok aparat pemerintah dan pembuat UU untuk melancarkan bisnis mereka bahkan mengemplang pajak.

DKI Jakarta merupakan sebuah kota metropolitan yang megah apalagi kalau melihat kerlap kerlip lampu di malam hari boleh dibilang sebagai kota yang tak pernah tidur seperti New York di Amerika.

Saya yakin masih terdapat ribuan bahkan mungkin jutaan rakyat Indonesia yang tinggal di daerah belum pernah sekalipun menginjakan kakinya di Jakarta. Bagi mereka Jakarta adalah sebuah kota idaman untuk tinggal dan bekerja.

Sejak zaman orde baru, jabatan di PemProv DKI adalah ladang basah untuk mengisi pundi. Lahan jalur hijau dijadikan tempat tinggal atau tempat usaha. Para cukong ketawa ketiwi bersama para wanita penghibur import ditemani Jack Daniels dan Johnny Walker.
Tidak ada yang protes apalagi demo. Seolah olah apa yang ada sudah sesuai dengan hukum yang berlaku. Semua bungkam bisu termasuk mereka yang disebut sebagai Anggota Dewan Rakyat.
Bila uang sudah berbicara maka semua masalah masuk kamar tutup pintu lalu matikan lampu dan tidur pulas.

Tanpa kita sadari bahwa sebenarnya selama itu pula pemerintah DKI telah melakukan pembodohan terhadap rakyat berserta anak cucunya.
Kebiasaan sogok menyogok menjadi budaya. Prilaku kekerasan tertanam pada jiwa jiwa orang miskin yang tidak mampu melawan orang kaya yang dibekingi oleh aparat pemerintah.

Rakyat berlomba saling sikut untuk menjadi pejabat pemerintah dan bersaing untuk menjadi Anggota Parlemen dengan dalih membela rakyat kecil yang hanyalah alasan sampah basi. Begitu mereka terpilih duduk di gedung parlemen atau menjadi pejabat negara, peduli setan dengan rakyat miskin.

Masa masa itu sudah menjadi kenangan dan bagian dari sejarah DKI Jakarta setelah Jokowi memegang kursi Gubernur lalu diteruskan oleh Ahok seorang keturunan Cina dan Kristen.
Ahok tidak pernah peduli walaupun dikafir kafirkan dan dicina cinakan oleh mereka yang rasis dan mengaku beragama.

Mulai dari rumah susun, tunjangan sekolah dari SD hingga perguruan tinggi negeri. Bahkan kini KJP pun akan dapat digunakan untuk pembelian sembako dan 50% discount untuk pembelian daging bagi pemegang KJP.
Semua yang dilakukan adalah untuk mengangkat drajad orang orang miskin di DKI Jakarta.

Anda tidak perlu bingung dari mana uang PemProv DKI sebanyak itu.
Sejak adanya e-budgeting maka sudah Puluhan atau mungkin Ratusan Trilyun Rupiah APBD DKI yang terpotong dan diselamatkan dari para bedebah koruptor.
APBD DKI yang selama ini dijadikan lumbung padi oleh para poliTikus koruptor kini dikunci rapat oleh Ahok.

Para orang kaya di DKI akan semakin banyak menghadapi rintangan. Selain mereka akan membayar pajak lebih besar, mereka pun tidak lagi dapat menggunakan uangnya sebebas dulu untuk membeli dukungan poliTikus koruptor. Para koruptorpun juga akan menaikan harga tawar karena resiko yang dihadapi akan semakin berat.

Para anggota dewan kian gerah dan sulit bergerak. Dengan Gubernur Gubernur sebelum Jokowi dan Ahok, mereka sangat mudah mendapatkan persetujuan. Tetapi kini meminta tunjangan rapat sebesar Rp.300 ribu untuk setiap rapat pun ditolak Ahok.

Mereka sebagai Wakil Rakyat tapi rapat saja koq' minta tunjangan yah ??? Naujubilahi minzalik !!!

Ahok layaknya seekor domba bernyali dan bertaring singa yang selalu siap melindungi domba domba lainnya menghadapi serangan ganas serigala dan hayna.
Nyawanyapun sudah dipersiapkan demi kepentingan dan kesejahteraan warga DKI Jakarta.


Salam sejahtera dan sehat selalu.
Raymond Liauw

SAMPAH RAKYAT dan WAKIL RAKYAT




Beberapa waktu lalu sahabat istri saya kena rampas di daerah Pasar Baru, Jakarta. Bukan hanya tasnya yang diambil tetapi si pelaku juga mendorong dan menganiaya korban hingga 2 gigi atasnya copot, bibir dan pipi kirinya sobek sehingga harus dilarikan ke RS Husada untuk dijahit.
Tidak ada yang berharga di dalam tasnya selain dompet dengan uang beberapa belas ribu dan lipstick plus tissue ingus. Credit card pun tidak ada. Namu...n sampai hari ini luka luka di wajah dan atas bibir masih membekas.


Para pelaku kejahatan cuma berani keroyokan, atau sok jago sok galak tapi saat dihadapi satu lawan satu atau tertangkap massa maka mereka langsung mengkerut mirip cecurut yang lagi cemberut.


Dalam seminggu ini saya melihat sedikitnya 6 video yang diposting oleh sahabat FB mengenai maling, begal dan jambret.


Bila saya mengingat keganasan dan kebringasan para begal, rampok, jambret dan sejenisnya saat melancarkan aksinya, sangatlah menggemaskan seakan ingin saya tangkap lalu gebukin dan injak injak.
Tapi kalau saya melihat mereka saat dihakimi massa apalagi dengan rintihan minta ampun dan nangis nangis ala bombay, belum lagi yang disiram bensin lalu dibakar hidup hidup, ada rasa kasihan kepada mereka. Sungguh kasihan.


Seorang Polisi sahabat baik orang tua saya pernah bilang bahwa diapun heran penjahat kambuhan biar ditangkap dan babak belur beberapa kali tapi setelah keluar dari penjara tetap akan mengulangi kejahatannya.


Entah apa yang mereka lakukan adalah suatu penyakit atau hanya karena kebutuhan hidup. Tapi yang pasti mereka dianggap sampah masyarakat dan layaknya hama yang perlu dibasmi.


Nasib mereka sangat berbeda dibanding dengan para Koruptor yang walaupun dianggap maling uang negara dan perlu dibasmi tetapi para Koruptor tersebut masih memiliki nama bergengsi yaitu "Wakil Rakyat". Seandainya tertangkap tidak pernah wajahnya babak belur malahan bisa dadah dadah di depan kamera cengar cengir. Begitu keluar dari penjara pun dia sudah menjadi milyuner lalu ikutan Pilkada deh....


Nasibmu..... nak....nak...... muka sudah babak belur, keluar dari penjara tetap saja miskin.


Selamat malam dan Salam sejahtera selalu.
Raymond Liauw

JAGA LIDAH dan HATI HINDARI KEBENCIAN




Bagi saya, keimanan adalah hak pribadi seseorang untuk menentukan pilihannya bagaimana cara dia memuji dan menyembah Sang Pencipta.


Ketika beredar berita seorang wanita mengaku mantan Suster menjadi seorang mualaf, secepatnya umat Katholik mencari tau kebenarannya dan ternyata si wanita tersebut memang pernah tinggal di biara namun belum menjadi Biarawati Katholik sesungguhnya, melainkan masih tahapan belajar untuk menjadi Suster. Baru baru ini juga muncul berita seorang pria mengaku mantan Pastur lulusan terbaik Vatican meninggalkan Katholik. Lagi lagi kisah pribadi yang disampaikan oleh si pria tersebut adalah tidak benar.


Perlu kita ketahui bahwa untuk menjadi seorang Biarawan / wati Katholik tidaklah mudah. Bukan berarti hanya karena pernah sekolah seminari dan tinggal di biara, lalu mereka automatis langsung menjadi Pastur atau Suster.
Dalam kenyataannya untuk menjadi seorang Biarawan / wati sesungguhnya mereka harus melalui berbagai tahapan yang memakan waktu bertahun tahun. Begitu pula kita pun sering membaca berita kisah Pendeta Protestant pindah agama.

Saya malah bilang Alhamdulillah, akhirnya mereka memperoleh hidayah untuk menjadi seorang muslim yang mengimani ajaran rahmatan lil alamin, rahmatan bagi seluruh alam semesta. Itupun suatu hal yang saya tunggu tunggu akankah hidayah tersebut datang juga kepada saya ?
Orang macam saya dosanya sudah bergudang gudang.


Namun, yang saya sayangkan adalah saat mereka berkotbah di hadapan puluhan bahkan ratusan umat Muslim, mereka memberikan kesaksian tidak benar dan menjelek jelekan agama mereka sebelumnya, seakan akan ajaran Kristiani adalah ajaran sampah najiz.

Sedangkan saya pribadi yakin sekali bahwa memusuhi dan menghujat umat Kristiani bukanlah ajaran Islam yang sesungguhnya, bahkan Nabi Muhammad sendiri sangat menghormati Yesus dan memerintahkan para pengikutnya untuk melindungi umat Kristiani dari kezoliman.


Satu hal yang pasti adalah sesuai dengan apa yang tertulis di Alkitab bahwa sudah selayaknya umat Kristiani harus selalu siap untuk dicemooh dan dihujat karena Yesus Kristus, dengan kata lain umat Kristiani harus selalu siap untuk “memanggul” Salib Kristus.


Sekitar jam 10 malam tadi waktu Texas, saya bersiap akan tidur tiba tiba hp saya berdenting terima pesan inbox kiriman sebuah video.

Video tersebut menayangkan seorang bapak yang meninggalkan agamanya untuk kini menjadi seorang Kristiani. Dengan semangat berapi api orang di video tersebut bersaksi menceritakan mulai dari kisah hidupnya hingga menjelekan dan menghujat ajaran agamanya yang dianut sebelum dia menjadi Kristiani.


Saya lantas berpikir “ini orang baru saja menjadi Kristen tapi sudah menyulut api kebencian dan menghujat agama lain".


Daripada saya balas inbox tersebut mendingan saya kasih respon saya di sini. Nulis sambil mata kiyep kiyep 5 watt.


Kepada kalian yang telah berkorban meninggalkan agama kalian dan kini menjadi seorang Kristiani, saya ucapkan selamat. Jalanilah hidup kalian sesuai dengan ajaran cinta kasih Yesus Kristus dan selalu siap untuk “memanggul” Salib-NYA.
Kalau kalian ingin mengutarakan alasan menjadi Kristiani, silahkan tetapi janganlah pernah menjelek jelekan apalagi menghujat agama lain karena yang akan senang dan memuji kalian hanyalah kaum 'Sumbu Pendek'.


Sekarang sudah jam 12 malam lebih, saya mau tidur. Selamat berakhir pekan untuk semua.
Raymond Liauw

PENCINTA KARPET DAN EMBARGO IRAN




Saya mungkin termasuk salah satu pencinta karya seni. Di ruangan tamu rumah saya dapat ditemukan ukiran kayu Bali, ukiran kulit berupa Semar dan Arjuna, lukisan Mesir kuno, guci hingga ukiran dari batu giok.


Seni design karpet tidak lah mudah apalagi bila bahan yang digunakan cukup mahal maka harus didukung dengan design yang unik dan menarik.
Tidak dapat dipungkiri bahwa quality karpet Persia dari Iran sampai detik ini merupakan yang terbaik di dunia. Namun sejak Iran dikenakan sanksi ekonomi, sangat sulit sekali mendapati karpet Persia di US.


Pernah sekali waktu ketika di pinggir jalan ada orang (Hispanic) penjual karpet. Saat saya pilah pilih, entah kenapa si penjual tiba tiba tanya kalau saya mau yang the bestnya dari Persia dia bisa sediakan dengan harga jauh berbeda. Si penjualpun tidak menaruhnya di display melainkan di salah satu tumpukan karpet di dalam mobilnya.


Belakangan baru saya tau dari teman kantor bahwa akibat dari larangan import karpet persia maka karpet persia diselundupkan masuk ke US dan dijual di pasar gelap.


Dalam kenyataannya terdapat ribuan orang Amerika pencinta karpet sangat menyayangkan adanya embargo ekonomi terhadap Iran yang juga berdampak pelarangan masuknya karpet persia ke negara US. Penjualan karpet persian selundupan banyak dilakukan dengan target market masyarakat menengah ke atas, mungkin juga orang pemerintahan sendiri.


Pagi ini saya membaca berita bahwa baru saja diturunkan 3000 karpet Persia dari Iran ke Los Angeles dengan harga jual bisa mencapai $5000 - $7000 per karpet dengan bahan 100% Silk.
Woowww..... Harga yang sangat menggiurkan hanya untuk sebuah karpet.


Dalam hati saya berkata mudah mudahan saja ada orang yang tiba tiba datang dan memberi saya kado karpet persia ini.


Namun terlebih dari itu, saya yakin ribuan bahkan jutaan rakyat US menyambut hangat dengan dibukanya kembali import barang barang dari Iran yang dengan kata lain kami berharap embargo terhadap Iran pun segera dihentikan. Dengan demikian "rasa tertekan" rakyat US selama ini khususnya para pencinta Karpet Persia bisa terbebaskan.


"Sesungguhnya hati memiliki keinginan, kepedulian, dan keengganan. Maka, datangilah ia dari arah kesenangan dan kepeduliaannya. Sebab, jika hati itu dipaksakan, ia akan buta" - Imam Ali bin Abi Thalib.


Selamat menunaikan Sholat Jumat bagi semua sahabat Muslim. Salam sejahtera dan sehat selalu.
Raymond Liauw

Thursday, February 4, 2016

PROFESSOR PENGHIANAT BANGSA DAN NEGARA




Ketika kita mendengar sebuah berita tentang seorang Anak Bangsa mengharumkan nama Indonesia, rasanya kita ingin berteriak memujinya bahkan menangis karena terharu.


Nama Prof. Yusril Mahendra bukanlah asing di telinga kita. Beliau merupakan salah satu putra bangsa Indonesia terbaik di bidang hukum tata negara.


Saya juga masih ingat ketika beliau sedang berada di Jepang, SBY menelphone beliau secara dadakan untuk dimintai pandangannya mengenai pilkada langsung.
Apapun masalah yang berkaitan dengan hukum, maka seolah oleh beliau lah "dewa" nya, tidak ada yang tidak terselesaikan dan tidak ada yang sulit baginya.


Entah kenapa kini Sang Dewa Hukum Tata Negara tersebut sepertinya benci sekali dengan pemerintahan Jokowi dan menanam dendam kesumat di dadanya.
Salah satu aksi balas dendamnya adalah menentang kebijakan Menteri Susi menenggelamkan Kapal Pencuri Asing atau Kapal Para Maling Asing di wilayah perairan NKRI. Bukan hanya itu, Sang Dewa Hukum juga membawa kasusnya hingga ke meja hijau. Padahal apa yang dilakukan Menteri Susi telah menyelamatkan trilyunan rupiah uang negara dari para Maling Asing.


Kapal Silver Sea (SS2) adalah Kapal Tukang Tadah hasil curian para Maling ikan di wilayah NKRI. Kapal SS2 ini sudah diintai berbulan bulan karena kelicikan dan kelihaiannya yaitu dengan memarkir di luar wilayah perairan NKRI. Kapal kapal para pencuri ikan di wilayah NKRI, memindahkan ikan ikan hasil curian ke Kapal Tukang Tadah SS2.
Anak buah Menteri Susi telah memegang bukti bukti foto pencurian oleh kapal kapal asing di wilayah NKRI, juga bukti foto foto saat pemindahan ikan hasil curian ke Kapal SS2.
Jadi selama pengintaian dan pemotretan untuk bukti bukti ini, anak buah Menteri Susi menyaksikan proses mulai dari penangkapan ikan secara illegal hingga pemindahan ikan ikan ke Kapal Tukang Tadah SS2.


Sungguh aneh tapi nyata dimana sebagai seorang Anak Bangsa bukannya membela kepentingan negara dan rakyat Indonesia tetapi sebaliknya, Prof. Yusril membela para Maling Asing melawan Indonesia, negara dimana beliau dilahirkan dan dibesarkan dan masih manjadi warga negaranya.
Aksi beliaupun juga se
cara langsung bertentangan dengan kepentingan dan kesejahteraan bangsa Indonesia, yang jelas jelas bangsa dan rakyatnya sendiri demi membela para Maling Asing. Naujubilahi minzalik !!!


Ternyata Uang dan Ambisi dapat merubah arah pikir seseorang menjadi seorang penghianat dimana para pelakunyapun bisa dari berbagai golongan termasuk mantan seorang Menteri kabinet yang juga seorang Professor dan mantan putra bangsa terbaik.


Salam sejahtera dan sehat selalu.
Raymond Liauw

SURAT UNTUK LGBT




Berbicara mengenai topik apapun akan selalu ada pro dan kontra termasuk membicarakan masalah LGBT yang sedang marak di Indonesia.


Ketika pertama kali merantau ke Australia tahun 1994, banyak saya jumpai pasangan sesama jenis bermesraan di publik. Mereka seakan tidak peduli dengan orang sekitar dan sebaliknya orang sekitar merekapun tidak mempedulikannya. Pemandangan demikian membuat saya tertegun karena tidak pernah saya jumpai di Indonesia.

Begitupun saat melanjutkan perantauan saya ke negeri Uncle Sam, lagi lagi saya menemukan hal yang sama.


Bahkan ada teman kantor yang secara terang terangan datang memperkenalkan saya dengan "istri"nya dan mengundang saya untuk hadir di acara "pernikahan" mereka di Miami - Florida.


Kami di sini dapat melihat dan merasakan betapa lembut perasaan mereka.
Mereka bukanlah seorang yang sok gagah gagahan preman kacang walaupun penampilan mereka dari cara berpakaian ada yang mengendarai motor Harley atau memiliki tatoo. Tetapi ketika kita berbicara dengan mereka, mereka sangat berhati hati dengan sopan dan penuh hormat agar tidak menyinggung perasaan orang lain terutama terhadap orang yang sedang bicara dengannya.


Kami di sini respect terhadap mereka bukan hanya karena di sini ada UU anti diskriminasi tetapi terlebih dari itu adalah prilaku mereka yang begitu tampak penuh cinta kasih dengan kelembutan (kemayu) terhadap sesama manusia.

Kami tidak pernah mengucilkan mereka dan kami menerima mereka sebagaimana mereka adalah manusia yang diciptakan oleh Allah yang sama.
Mereka begitu penuh percaya diri, tanpa malu dan tanpa ragu untuk menyatakan siapa diri mereka. Seringkali kami lihat mereka menggendong bayi dan menuntun anak anak mereka yang kami yakini sebagai hasil adopsi. Tampak sekali mereka adalah keluarga yang berbahagia.
Mereka juga datang ke gereja bersama pasangannya dan saya juga yakin banyak di antara pengunjung masjid yang juga anggota LGBT.

Saya pribadi bukanlah pendukung LGBT tetapi yang pasti kami tidak punya hak untuk mengucilkan kalian apalagi mengutuk kalian.


Apakah mereka yang mengucilkan dan mengutuk LGBT tidak memiliki dosa ??
Bagaimana mungkin seorang pendosa mengutuk pendosa lainnya ??


LGBT sudah ada sejak zaman para nabi dan akan selalu ada hingga kiamat.
Begitupun dengan kalian kelompok LGBT Indonesia bahwa kalian semestinya bisa hidup lebih bebas merdeka tanpa takut dan malu dengan apa adanya layaknya kaum LGBT yang hidup di negara Australia dan USA.

Kondisi Indonesia saat ini sedang dalam transisi di segala bidang. Mulai dari anti korupsi, kebebasan beragama hingga LGBT. Jadi, wajar akan bermunculan kritik kritik sumbang dari mereka yang kontra.


Mendengar akun sahabat saya bang Denny Siregar dipaksa pingsan gara gara mengupas topik LGBT, saya merasa sedih.
Saya yakin dengan seyakin yakinnya bahwa tidak ada maksud setitikpun dari bang Denny Siregar ingin mencemooh apalagi mengutuk kelompok LGBT. Justru malah sebaliknya, apa yang disampaikannya layaknya sebuah nasihat seorang kakak terhadap adiknya dengan harapan kembali ke kodrat Allah dimana pada awalnya hanya diciptakan Pria dan Wanita.


Bagaimanapun, hidup adalah suatu pilihan dimana kita sebagai manusia bebas untuk menjalaninya, selama kita tidak merugikan apalagi melakukan tindak kriminal terhadap orang lain.
Kita semua juga kelak akan mempertanggung jawabkan semua perbuatan kita selama di dunia di hadapan-NYA.


Salam sejahtera selalu khususnya untuk kalian kelompok LGBT dari kami di Texas. Semoga Allah selalu menyertai kita semua.
Raymond Liauw