Monday, July 17, 2017
KELUARGA "NDESO"
Seorang pria berjas dan berdasi berteriak kepada Pak Polisi yang menilangnya karena salah jalan "anda tau atau tidak, saya ini anggota DPR".
Ketika seorang lelaki muda perlente turun dari mobil mewah, orang sekitar yang melihatnya akan saling berbisik "dia itu kan anaknya pejabat".
Ada lagi, seorang bocah anak SMA saat kena tilang akan bertolak pinggang sambil berteriak "memangnya anda tidak tau saya ini anak pejabat (padahal cuma keponakan pejabat)".
Begitupun ada seorang ibu di bandara terekam menampar petugas wanita hanya karena si ibu tidak mau melepaskan arlojinya sebagai prosedur wajib check point, bisa berteriak lantang "suami saya seorang perwira".
Kejadian kejadian seperti di atas sudah sangat lumrah ada di Indonesia. Saya katakan lagi sudah sangat lumrah dan biasa di Indonesia.
Baru kali ini setelah gonta ganti Presiden sejak merdeka, Indonesia memiliki Kepala Negara yang agak unik. Wajahnya ndeso, lebih banyak pakai kemeja lengan panjang putih celana panjang hitam, makannya suka di warung, badannya kerempeng kayak kurang makan, apalagi kalau ke daerah biasanya supir dan pengawalnya kelabakan karena beliau minta berhenti dan turun untuk menyalami orang orang kampung.
Tapi, kalau kita melihat hasil kerjanya, waaahhh.... jauh banget dibandingkan presiden presiden terdahulunya. Ibarat kalau lomba lari yang lain baru 100 meter sudah ngos ngosan, sedangkan beliau biar sudah 1000 meter masih tetap kebut.
Ternyata Presiden yang unik ini, memiliki keluarga yang unik juga.
Mulai dari istri yang kalau pulang ke Solo maunya naik pesawat ekonomi biar irit kale. Anak perempuannya kagak lulus masuk tes penerimaan pegawai negeri tapi tidak merengek minta bantuan bapak. Kedua anak lakinya menjalankan usaha sendiri juga tanpa minta proyek dari bapaknya. Padahal kalau dibanding dengan anak anaknya Presiden yang dulu tuh, kalau bisa semua bisnis dikuasain mereka deh. Ada lagi yang makan proyek gedung atlit. Lhooo.... koq gedung atlit dimakan seh ?? Kayak siluman aje tuh orang.
Yang lucunya lagi, ada orang yang mau mengkriminalisasi Kaesang (salah satu putra Presiden) dengan alasan orang itu tidak tau kalau Kaesang itu putranya Pak Presiden.
Kaesang..... Kaesang.... nasib mu nak.... jadi anak Presiden tapi ada rakyat tidak kenal kamu. Kamu itu tidak populer tidak terkenal, dasar kamu itu Ndeso.
Pokoknya Presiden Jokowi dan keluarganya itu Ndeso buanget dah. Sudah jadi pemimpin negara tapi masih tidak mau memanfaatkan jabatan dan kekuasaannya untuk menumpuk kekayaan keluarga dengan cara kuasain segala macam proyek apalagi nyolong APBN. Bijimane kagak Ndeso tuh ???
Biarpun Presiden gue penampilannya Ndeso tapi yang pasti Freeport Amerika tekuk lutut bersujud di hadapan beliau, cing.
Ayo kita dukung Presiden Jokowi untuk kerja kerja kerja kerja kerja terus kerja membangun Indonesia terutama deso deso yang ketinggalan.
Sejahtera dan sehat selalu untuk kita semua terutama Presiden Jokowi berserta Keluarga.
#Jokowi2Periode
Salam dua jari tengah untuk kalian semua yang membenci Presiden Jokowi dan keluarganya.
Raymond Liauw
Mengenang Sosok Nunik Kartawijaya (01 July 2017)
Mengenang Sosok Nunik Kartawijaya (01 July 2017)
Pertama kali saya menghubunginya ketika saya ingin tau cara memesan dan pengiriman buku penulis Denny Siregar "Tuhan Dalam Secangkir Kopi" ke Texas.
Saya membayangkan begitu sabar dan telatennya dia saat itu melayani ribuan pertanyaan dan ribuan order buku pertama Bang Denny tersebut.
Pertama kali saya menghubunginya ketika saya ingin tau cara memesan dan pengiriman buku penulis Denny Siregar "Tuhan Dalam Secangkir Kopi" ke Texas.
Saya membayangkan begitu sabar dan telatennya dia saat itu melayani ribuan pertanyaan dan ribuan order buku pertama Bang Denny tersebut.
Manusia punya rencana tapi Allah berkehendak lain yang saya yakini bahwa rencana dan kehendak ALLAH adalah selalu yang terindah dan terbaik.
Walaupun Mbak Nunik adalah seorang Muslimah sedangkan saya seorang Kristiani, tapi saya yakin bahwa Mbak Nunik kini telah terlepas dari sakit yang selama ini dideritanya dan saya juga sungguh yakin bahwa ALLAH telah menyediakan tempat untuk Mbak Nunik di pangkuan-NYA.
Selamat jalan Mbak Nunik, beristirahatlah dengan tenang. Semoga air mata kepedihan saya ini juga dapat turut menghantar Mbak Nunik untuk menghadap-NYA.
Teriring Salam.
Raymond Liauw
Walaupun Mbak Nunik adalah seorang Muslimah sedangkan saya seorang Kristiani, tapi saya yakin bahwa Mbak Nunik kini telah terlepas dari sakit yang selama ini dideritanya dan saya juga sungguh yakin bahwa ALLAH telah menyediakan tempat untuk Mbak Nunik di pangkuan-NYA.
Selamat jalan Mbak Nunik, beristirahatlah dengan tenang. Semoga air mata kepedihan saya ini juga dapat turut menghantar Mbak Nunik untuk menghadap-NYA.
Teriring Salam.
Raymond Liauw
IBLIS DI TENGAH MANUSIA
Idul Fitri adalah hari berkah dan kemenangan bagi umat Muslim di dunia untuk mengakhiri dan mengalahkan napsu diri. Di hari berkah inipun kita saling bermaafan atas segala kesalahan baik yang disengaja maupun tak sengaja.
Namun, iblis tampaknya masih belum puas untuk menggoda manusia sehingga dengan menggunakan kaki tangannya di dunia ini iblis menghasut dan menyerukan untuk memboikot mengosongkan Masjid Istiqlal dimana ribuan umat Muslim akan mengikuti Shalat Ied.
Masih banyak orang yang belum sadar terutama umat Muslim yang sedang diobok obok dari dalam untuk diadu domba justru oleh mereka yang mengaku sebagai Muslim juga.
Iblis akan menyita waktu anda untuk menyenangkan anda namun anda tidak sadar bahwa iblis sedang menanamkan rasa kebencian, permusuhan, fitnah, dan segala macam kejahatan dalam diri anda.
Lihatlah ke Timur Tengah. Sesama Muslim saling berperang, saling bunuh, saling bantai akibat adu domba dengan menyusupkan "orang orang" mereka ke tengah tengah umat.
Sekilas mereka seperti memihak kita namun justru agenda mereka sedang memecah belah sebuah persatuan bangsa. Iblis dapat menyerupai apa saja, jangankan menyerupai manusia bahkan mampu menyerupai Malaikat.
Ketika ujaran kebencian dan permusuhan terus diserukan untuk memecah belah persatuan bangsa, masih belum sadarkah kita bahwa Iblis sudah hadir di tengah kita ?? dan sedang berusaha mempengaruhi pilihan kita ??
Minal aidin wal faizin - Mohon maaf lahir bathin.
Sejahtera dan sehat selalu.
Raymond Liauw
Iblis akan menyita waktu anda untuk menyenangkan anda namun anda tidak sadar bahwa iblis sedang menanamkan rasa kebencian, permusuhan, fitnah, dan segala macam kejahatan dalam diri anda.
Lihatlah ke Timur Tengah. Sesama Muslim saling berperang, saling bunuh, saling bantai akibat adu domba dengan menyusupkan "orang orang" mereka ke tengah tengah umat.
Sekilas mereka seperti memihak kita namun justru agenda mereka sedang memecah belah sebuah persatuan bangsa. Iblis dapat menyerupai apa saja, jangankan menyerupai manusia bahkan mampu menyerupai Malaikat.
Ketika ujaran kebencian dan permusuhan terus diserukan untuk memecah belah persatuan bangsa, masih belum sadarkah kita bahwa Iblis sudah hadir di tengah kita ?? dan sedang berusaha mempengaruhi pilihan kita ??
Minal aidin wal faizin - Mohon maaf lahir bathin.
Sejahtera dan sehat selalu.
Raymond Liauw
MUSLIM PELECEH ISLAM
Ketika mendengar berita seorang non muslim menghina agama Islam, mereka berteriak teriak "Gantung.... Bunuh... Penggal... Darah Halal... Jihad...."
Seorang ustad bilang kategori Indonesia pribumi adalah mereka yan bersuku Jawa, Sunda, Batak... dll, lalu menyebutkan bahwa Indonesia keturunan Cina dan Eropa sebagai non pribumi. Lucunya lagi adalah orang Indonesia keturunan Arab disebut sebagai pribumi karena mereka beragama Islam dan berasal dari tanah Arab.
Beberapa hari ini juga bermunculan status yang menyebutkan Gajah Mada aslinya bernama Gaj Ahmada dari Arab beragama Islam.
Ini semua adalah suatu pembodohan yang dilakukan oleh orang orang dungu dengan dalih membela suatu agama. Sesungguhnya banyak dari mereka yang merasa dirinya seorang Muslim yang justru melecehkan dan menghina Islam dengan menyebarkan berita palsu / kebohongan / cocokologi apapun istilahnya dengan dalih membela Islam.
Bila anda sendiri sebagai seorang Muslim tidak menghargai, tidak menghormati tapi malah melecehkan ajaran Rahmatan Lilalamin, lantas bagaimana bisa anda mengharapkan semua orang harus menghormati jalan pikiran anda ???
Sejahtera dan sehat selalu.
Raymond Liauw
SEBAGIAN BERKATKU ADALAH MILIK MEREKA (EDISI RAMADHAN)
Saya mengenalnya sudah lebih dari 30 tahun ketika masih kuliah di Universitas Trisakti. Ketika saya melanjutkan kuliah ke Australia, beliau melanjutkan kuliahnya ke USA namun demikian kami tetap berkomunikasi. Bagi saya pribadi, beliau bukan hanya sekedar teman melainkan seperti saudara dekat, selain beliau juga sudah mengenal keluarga besar saya begitupun sebaliknya. Namanya adalah Nasrul Haq atau lebih dikenal dengan panggilan Bang Ekky
Di tengah kesibukannya sebagai penulis buku, Trainer, dan seorang Konsultan, Bang Ekky juga masih tetap meluangkan waktunya secara aktif sebagai Badan Pembina Yayasan Al Hidayah, sebuah badan hukum resmi yang menaungi kegiatan ibadah, pengajian, bakti sosial, pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat di lingkungan Masjid Jami Al Hidayah - Tebet Barat, Jakarta Selatan.
Salah satu kegiatan rutin Yayasan Al Hidayah Tebet Barat khusus di bulan suci Ramadhan ini adalah penggalangan dana sedekah dan zakat fitrah yang seluruhnya 100% akan disalurkan langsung ke tangan kaum fakir miskin, kaum manula, kaum jompo / cacat, dan anak anak yatim piatu.
Saya yang kebetulan adalah salah satu donatur tetap untuk Yayasan Al Hidayah Tebet Barat ini ingin mengetuk hati sahabat semua untuk turut menyalurkan berkat kepada mereka yang benar benar sedang mengharapkan uluran kasih kita. Semoga mereka pun dapat turut merasakan suka cita bulan suci Ramadhan dan kebahagiaan pada Hari Raya Idul Fitri yang hanya tinggal sekitar 2 minggu lagi akan dirayakan oleh umat Muslim seluruh dunia.
Seandainya ada di antara sahabat Muslim maupun Non-Muslim yang berkenan dan berminat menyalurkan sedekah dan zakat fitrah melalui Yayasan Al Hidayah Tebet Barat ini, maka bisa langsung menghubungi Bang Ekky di WA nomor 0812-880-1668.
"Aku lihat orang sekarat, aku menjemputnya. Aku menemukan seseorang yang lapar, aku memberinya makanan. Dia bisa mencintai dan dicintai. Aku tidak melihat warnanya, aku tidak melihat agamanya. Aku tidak melihat apa-apa. Setiap orang apakah dia Hindu, Muslim atau Budha, ia adalah saudaraku, adikku" – Mother Teresa.
Kiranya kasih dan rahmat Allah selalu menyertai kita semua kini dan sepanjang masa, serta menghantarkan kita ke kehidupan yang kekal. Amin.
Sejahtera dan sehat selalu.
Raymond Liauw
NENEK ASYANI dan AMIEN RAIS
Masih kental di ingatan saya dimana seorang nenek Asyani yang mencuri 2 batang pohon jati yang harganya tidak lebih dari Rp.300 ribu milik perhutani divonis 1 tahun penjara.
Ketika mendengar vonis tersebut nenek Asyani menangis histeris lalu jatuh bersujud minta ampun hingga pingsan.
Saya membayangkan betapa sedih hati nenek tua tersebut, bahkan sampai bersujud minta ampun untuk minta dibebaskan.
Bandingkan dengan seorang politisi tua yang telah terbukti dan mengaku menerima uang hasil korupsi sebanyak Rp.600 juta (yang jumlahnya 2000 kali yang dicuri oleh nenek Asyani) malah bilang jumlah itu cuma sedikit dan bersedia untuk mengembalikannya.
Jangankan bersujud minta ampun, bahkan rasa bersalahpun tidak tampak di wajahnya, malah ingin bertemu Ketua KPK untuk klarifikasi (membela diri).
Yaaa.... yaaa.... memang nenek Asyani bukanlah orang kaya apalagi politikus termasyur seperti Pak Amien Rais. Nenek Asyani hanyalah seorang nenek tua miskin dan berpendidikan rendah, juga tidak mengerti apa itu politik.
Saya juga yakin jangankan untuk umroh, bahkan untuk makan sehari haripun nenek Asyani masih kesulitan, sedangkan Pak Amien akan melaksanakannya minggu depan.
Namun satu hal yang pasti, nenek Asyani dan Pak Amien Rais adalah sesama manusia ciptaan Allah yang suatu saat cepat atau lambat mereka berdua akan kembali kepada Allah.
Manusia membuat hukum untuk manusia tetapi Keadilan hanya ada pada-NYA.
Selamat malam dan sejahtera selalu.
Raymond Liauw
Bandingkan dengan seorang politisi tua yang telah terbukti dan mengaku menerima uang hasil korupsi sebanyak Rp.600 juta (yang jumlahnya 2000 kali yang dicuri oleh nenek Asyani) malah bilang jumlah itu cuma sedikit dan bersedia untuk mengembalikannya.
Jangankan bersujud minta ampun, bahkan rasa bersalahpun tidak tampak di wajahnya, malah ingin bertemu Ketua KPK untuk klarifikasi (membela diri).
Yaaa.... yaaa.... memang nenek Asyani bukanlah orang kaya apalagi politikus termasyur seperti Pak Amien Rais. Nenek Asyani hanyalah seorang nenek tua miskin dan berpendidikan rendah, juga tidak mengerti apa itu politik.
Saya juga yakin jangankan untuk umroh, bahkan untuk makan sehari haripun nenek Asyani masih kesulitan, sedangkan Pak Amien akan melaksanakannya minggu depan.
Namun satu hal yang pasti, nenek Asyani dan Pak Amien Rais adalah sesama manusia ciptaan Allah yang suatu saat cepat atau lambat mereka berdua akan kembali kepada Allah.
Manusia membuat hukum untuk manusia tetapi Keadilan hanya ada pada-NYA.
Selamat malam dan sejahtera selalu.
Raymond Liauw
KEMENANGAN AHOK DALAM KEIMANAN KRISTIANI
Setelah mendengarkan surat tulisan tangan Ahok dibacakan oleh istri beliau Veronica, bukan hanya para Ahoker yang terenyuh hatinya melainkan juga mereka yang bukan pendukung Ahok.
Saya pribadi begitu kagum dengan keputusan Ahok membatalkan naik banding kasusnya apalagi saat ini umat Muslim dunia sedang mempersiapkan diri untuk menyambut bulan suci Ramadhan.
Sebagai seorang Gubernur seringkali beliau menyatakan bahwa dirinya hanyalah sebagai pelayan rakyat, pelayan warga DKI sehingga ketika menjalankan tugasnya beliau tidak pernah membedakan suku maupun agama. Yang beliau lakukan adalah tunduk kepada konstitusi untuk memberikan edukasi dan mensejahterakan warga DKI. Mulai dari merelokasi warga dari pinggir sungai kotor ke rusun, membersihkan sungai, membangun masjid, mengirim marbot ke tanah suci Mekkah, hingga merenovasi rumah warga yang sudah usang.
Uang tunjangan sebagai Gubernur DKI yang merupakan haknya untuk dibawa pulang malah digunakan untuk membantu warga yang membutuhkan.
Itulah Kasih seorang Kristiani yang ada pada diri seorang Ahok. Kasih yang tidak memandang suatu perbedaan. Tidak dapat dipungkiri bahwa jiwa seorang Ahok adalah benar benar jiwa seorang Kristiani pengikut Yesus Kristus.
Terlintas di pikiran saya kepada mereka yang mengaku sebagai umat Kristiani dan para Pendeta Kristiani yang selama Pilkada DKI membantu lawan politik Ahok.
Mereka tau bagaimana lawan Ahok melancarkan kampanye kotor dengan menggerakan masjid untuk menolak mensholati jenazah dan meng-kafir kafirkan Ahok. Mereka juga mungkin sudah memperoleh "hadiah bonus" tiket pesawat dan hotel gratis tour ke kota suci Jerusalem atau ke Roma Italia melihat megahnya St. Peter's basilica di Vatican, Italy.
Demi semua inikah kalian lakukan ???
Sudah puaskah kalian melihat apa yang terjadi pada Ahok ???
Di mata kaum intolerant, kalian adalah tetap Kafir sama seperti mereka memandang sosok seorang Ahok.
Ahok tidak pernah takut menghadapi cobaan sekalipun kini dia harus meringkuk di balik jeruji besi atas sebuah tuduhan kesalahan yang tidak dilakukannya, karena beliau yakin bahwa Allah telah memiliki rencana yang sangat indah untuk dirinya, keluarganya juga untuk warga DKI dan seluruh bangsa Indonesia.
Sejahtera dan sehat selalu.
Raymond Liauw
Subscribe to:
Posts (Atom)