Thursday, February 25, 2016

JOKOWI dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat




Jokowi adalah sosok seorang pemimpin yang sederhana sejak beliau masih menjabat Walikota Surakarta.
Sifat dan penampilannya yang sederhana tersebut bukan hanya terlihat saat beliau berbicara bahkan juga dalam cara berpakaian.

Tidak seperti pejabat dan pemimpin negeri lainnya yang suka "pesolek diri" dengan memakai pakaian branded mulai dari sepatu hingga jam tangan pun maunya mewah bahkan super mewah.

Pepatah bilang "buah tak jatuh jauh dari pohonnya". Kesederhanaan seorang Jokowi juga diturunkan kepada anak anaknya.
Tidak ada istilah Jaga Image alias Jaim bagi keluarga sang Presiden.

Canda dan keterbukaan dalam keluarga antara anak dengan orang tua terlihat jelas pada penampilan talk show Mata Najwa. Tidak ada rasa khawatir anak anak Pak Jokowi saat menjawab pertanyaan pertanyaan si cantik Najwa Shihab. Semuanya terjadi natural begitu polos dan terbuka walaupun ayah mereka adalah orang nomor satu di Indonesia ini.

Gibran yang sering diserang karena gaya bicaranya yang ketus, bilang Pak Jokowi tidak pernah ganti model baju, sedangkan dia ingin sekali sekali Pak Jokowi memakai jaket jean seperti yang dipakainya saat talk show.
Apalagi si bungsu Kaesang malah sering membecandai ayahnya di medsos tanpa mikir bahwa ayahnya itu masih aktive sebagai seorang Kepala Negara.

Sosok Jokowi dan keluarganya dapat menjadi sebuah cermin untuk dicontoh bukan hanya oleh keluarga pejabat di negeri ini, tetapi juga untuk keluarga kita sendiri.

Demikianlah Allah telah memberikan seorang pemimpin yang sederhana, luwes, tegas kepada bangsa Indonesia.

GOD bless you Mr. President Jokowi and your family. Amen !!

(Kecantikan bukan terletak pada pakaian yang dipakai tetapi ia bergantung kepada keelokan akhlak dan budi pekerti. - Imam Ali bin Abi Thalib)
 
 
Salam sejahtera dan sehat selalu,
Raymond Liauw

Friday, February 19, 2016

POLITIK dan BISNIS "LENDIR"



Beberapa tahun lalu, waktu saya masih tinggal di Los Angeles, seorang sahabat lama dari Jakarta datang berkunjung.

Dua sahabat lama tidak bertemu, maka kami ngobrol ngalor ngidul ketawa ketiwi mulai dari masa masa bujangan hingga tawarannya untuk kerjasama dalam usaha "Bisnis Lendir".

Bisnis lendir tidak memandang suku bangsa, bahasa apalagi agama. Bisnis ini lebih mengutamakan kebutuhan, selera dan kepuasan.
Teman saya berani jamin investasi Rp.2 M akan balik modal kurang dari satu tahun. Para pekerja wanitanya bisa lokal maupun import. Sedangkan pelanggannya pun mulai dari orang biasa hingga pejabat negara, tergantung pesanan.

Namun, karena dia melihat saya kurang tertarik dengan bisnis tersebut dan sejenisnya, maka kamipun menyudahi kongkow kongkow lagipula jam saat itu sudah hampir menuju angka 3 pagi.

Saya yakin hampir di seluruh negara di dunia ini hingga pelosok Afrika pun bisnis lendir selalu hadir menemani. Baik itu yang terbuka maupun terselubung.

Setiap minggu kita pergi ke gereja atau kelenteng, bahkan 5 kali sehari kita diingatkan untuk sholat, tetapi kita sering menutup mata dan pura pura tidak melihat atau pura pura tidak tau bahwa banyak praktek "kotor dan najiz" di sekitar kita. Semua seperti sudah terbiasa layaknya makan 3 kali sehari. Gue urus urusan gue dan elu urus urusan elu. Masing masing memiliki tanggung jawab kepada Tuhan.

Demikianlah yang terjadi pada manusia sejak zaman purba.
Orang yang takut Tuhan akan membentengi diri dan keluarganya dengan keimanan yang kokoh. Sedangkan pecundang akan terjerumus ke lembah hitam.

Situasi akan menjadi menarik ketika masalah bisnis lendir dipolitisir oleh para politikus. Di satu sisi mereka menentang bisnis lendir tapi di sisi lain mereka ingin menarik perhatian rakyat agar terlihat seakan akan mereka pro yang tertindas.
Bahkan mungkin ada politisi yang sebenarnya justru mendukung bisnis lendir (punya saham) tetapi takut diserang dan tidak didukung oleh mayoritas.

Sama halnya dengan rencana PemProv DKI menertibkan kawasan lokalisasi Kalijodo karena lokasi berada di Jalur Hijau. Berbagai sosok elemen masyarakat turut ambil bagian dalam liputan berita. Musikus Ahmad Dani beserta 'sohibnya' si Farhat Abbas, hingga wakil rakyat si 'ganteng' Lulung dan Hidayat Nur Wahid turut memasuki ring. Belum lagi adanya permintaan warga Kalijodo untuk juga mendatangkan si Raja Dangdut Rhoma Irama untuk tampil.

Mengikuti berita penertiban Kalijodo seperti menikmati rasa permen nano nano.
Semua ingin tampil, semua ingin diliput berita dan semua ingin menjadi pahlawan entah siang atau malam, dengan sasaran utama yaitu kursi Gubernur DKI Jakarta.

Kisahnya akan menjadi lebih seru bila para preman Kalijodo membuktikan ancamannya pada hari H nanti untuk melakukan bentrokan melawan gabungan aparat Kepolisian dan TNI.
Jangan lupa bahwa para premanpun didukung oleh para backing oknum Polisi dan oknum TNI.



Salam sejahtera dan sehat selalu.
Raymond Liauw


BUSINESS MARKETING


 
Sebagai selingan untuk mengendurkan urat syaraf, topik artikel saya kali ini tidak mengenai politik atau Ahok.

Walaupun pekerjaan saya saat ini di banking tapi latar belakang pendidikan saya sebenarnya Business Marketing.
Bahkan dulu saking senangnya dengan proses advertising, lobbying dan trading berserta segala unsur yang mempengaruhinya saya sampai sekolah MBA ke Australia.

Bila kita berbicara Pariwisata, jangan pernah mengabaikan manfaat dari sebuah promosi. Tidak akan pernah ada suatu wilayah menjadi terkenal hingga ke manca negara tanpa adanya suatu promosi atau iklan mengenai keunikan daerah tersebut.

Selama ini saya sering mendapat tag dari sahabat FB mengenai keindahan panorama wisata di Amerika, New Zealand, Australia, Hawaii bahkan Eropa.

Sebenarnya dengan men-tag tempat tempat wisata tersebut kita telah bekerja untuk mereka secara gratis. Maksudnya, negara negara tersebut telah memanfaatkan kita sebagai masyarakat pengguna FB untuk mempromosikan negara mereka secara gratis.

Dalam hal ini tidak ada yang salah apalagi untuk disalahkan, karena memang demikianlah salah satu proses International Marketing.

Saat saya menjadi wakil budaya Indonesia dalam acara tahunan International Culture Fair di sekolah anak saya di Texas, hampir semua anak anak, para guru dan orang tua murid belum pernah datang ke Indonesia tetapi mereka sudah tau bahwa Bali sangat indah dan menjadi impian mereka untuk berkunjung ke sana. Mereka tau semuanya dari internet, you tube, FB dan dari cerita teman teman mereka yang pernah ke Bali.
Tidak lupa di akhir setiap acara tersebut saya selalu membagikan ratusan souvenir yang memang secara khusus saya pesan dari Indonesia agar nama Indonesia selalu melekat dihati mereka.
Menurut panitia acara, mereka dapat souvenir cuma dari Indonesia ????

Singkat cerita, minggu lalu saya mendapat kiriman sebuah video mengenai keindahan panorama yang saya pikir ini ada di Eropa atau Amerika Latin.
Mulai dari awal hingga akhir video benar benar membuat saya kagum yang ternyata ini adalah karya anak bangsa, putra daerah mengenai Tasikmalaya - Jawa Barat.
Perpaduan keindahan alam dan budaya didukung pula dengan musik yang begitu apik ditata sehingga benar benar membuat saya terkagum kagum.

Tanpa kita sadari bahwa saat ini bangsa Indonesia sebenarnya telah memasuki zaman yang begitu modern dan tidak dapat dipandang rendah oleh bangsa asing terutama bangsa barat.

Pola pikir bangsa Indonesia yang kian menuju untuk menembus cakrawala kehidupan super modern sungguh sedang terjadi. Walaupun masih ada sekelompok kecil orang yang masih tetap bertahan untuk hidup dengan pola pikir zaman purba. Tapi saya yakin mereka lambat laun akan terkikis.

Silahkan anda simak video Sukapura Project.

Sedikit info dari teman saya. Kalau anda datang ke Tasikmalaya, jangan lupa untuk singgah di Lekker Coffee di Tarumanegara 12. Mereka yang pernah datang ke sana bilang serasa nongkrong di Sunset Boulevard, Hollywood.

Salam sejahtera dan sehat selalu.
Raymond Liauw

JUDI, PELACURAN, MIRAS (JPM) vs IMAN



Judi, Pelacuran dan Miras (JPM) sudah ada sejak zaman purbakala. Prilaku manusia kian lama kian bersahabat dengan dosa, bahkan perbuatan menentang perintah Allah pun sering dianggap bukan lagi sebuah dosa.
Hancurnya Sodom Gomorah adalah bukti murka Allah kepada manusia. Hingga diturunkan 10 perintah-NYA kepada Nabi Musa.

Dengan ditutupnya lokalisasi PSK Keramat Tunggak di Jakarta dan Dolly di Surabaya, Apakah kegiatan JPM telah lenyap ?? Tidak.
Demikian halnya dengan rencana penutupan lokalisasi Kalijodo oleh PemProv DKI, saya tidak yakin akan menghabisi kegiatan JPM di wilayah DKI Jakarta.

Malahan kegiatan mereka akan sembunyi sembunyi terselubung dilakukan di motel atau hotel bahkan tempat kos kosan tanpa lagi menghiraukan penyebaran penyakit kelamin dan HIV AIDS.

Berdasarkan data statistik dari Ditjen PP & PL periode 1 January s/d 30 Sep 2014 di Indonesia terdapat:
22.869 kasus HIV
1876 kasus AIDS

Sedangkan untuk periode 1 Jan'87 s/d 30 Sep'14, terdapat:
150.296 kasus HIV
55.799 kasus AIDS

Alasan klasik yang sering dilontarkan oleh para PSK adalah sulitnya memperoleh pekerjaan layak dengan gaji besar, apalagi bila tingkat pendidikan mereka rendah. Sedangkan para PSK dari kaum akademik akan memasang tarif jutaan rupiah bahkan puluhan juta per jam yang mana pelanggannyapun dari kelas menengah ke atas termasuk pejabat negara.

Begitupun dengan maraknya judi gelap di Indonesia. Saya sering melihat pada beberapa komen status FB tiba tiba seseorang menyusupkan tawaran judi online maupun PSK online.
Para penjudi yang berharap memperoleh uang besar dalam sekejap. Padahal resikonya pun mereka akan kehilangan harta dalam sekejap juga kemungkinan kehilangan keluarga.

Pada era Orde Baru, pernah diusulkan Kepulauan Seribu dijadikan pusat JPM seperti Las Vegas, namun rencana tersebut tidak pernah terealisasi karena banyaknya para penentang terutama dari kalangan pemuka agama.

Bisnis JPM ini sangatlah menggiurkan bagi mereka yang lebih condong berpikir ke arah kepuasan dan kemewahan duniawi. Para pemain bisnis juga akan selalu berusaha mendekatkan diri kepada penguasa dan penegak hukum sebagai backing.

Selama masih ada terang dan gelap, siang dan malam, baik dan jahat, maka kegiatan JPM akan terus hadir sebagai penghias dunia layaknya lingkaran setan yang selalu siap sewaktu waktu menerjang anak cucu dan keturunan kita, yang kemudian menghancurkan masa depan mereka.

Membekali diri kita berserta anggota keluarga kita dengan keimanan yang kokoh dan selalu mendekatkan diri kepada Illahi, insya Allah kita semua akan mampu melewati segala cobaan dan rintangan dalam kehidupan ini demi mencapai dan memasuki gerbang Surgawi.

"Kamu tidak memilih keluargamu. Mereka adalah hadiah yang diberikan Tuhan kepadamu, sebagaimana kamu kepada mereka" (You don’t choose your family. They are God’s gift to you, as you are to them) - Desmond Tutu.


Salam sejahtera dan sehat selalu.
Raymond Liauw

VALENTINE'S DAY



Valentine diambil dari nama seorang Santo Valentinus.
Perayaan Valentine's Day yang juga dikenal sebagai Hari Kasih Sayang sedunia bukanlah budaya masyarakat Timur walaupun dalam kenyataannya hari raya ini juga dirayakan oleh sebagian masyarakat Timur. Bukan pula hari raya suatu agama.

Survey mengatakan bahwa jumlah masyarakat dunia yang melangsungkan pernikahan pada hari ini jauh lebih banyak dibanding hari hari biasa.

Para pebisnis memanfaatkan hari raya ini dengan menjual segala pernak pernik Valentine mulai dari simbol simbol berbentuk hati, kartu ucapan, coklat, boneka, bunga, hingga permata berlian untuk meraup keuntungan.

Valentine's Day adalah ungkapan kasih seseorang kepada lainnya yang bisa saja pacar, teman, kakak, adik bahkan kepada orang tua kandung.

Diantara kita berpikir, kalau cuma menyatakan kasih sayang kenapa harus merayakannya setahun sekali. Bukankah kasih sayang harus diterapkan setiap hari setiap saat ??

Saya setuju dengan pendapat tersebut. Kasih sayang harus diwujudkan setiap saat kepada sesama manusia.

Sama halnya umat Kristiani setiap tahun merayakan pesta Natal yang bukan hanya untuk memperingati kelahiran Kristus (tiada seorangpun yang tau tepatnya kapan Yesus lahir), melainkan juga untuk memperingati cinta kasih Allah kepada manusia dan kerendahan hati Kristus yang terlahir di kandang domba dari keluarga tukang kayu. Cinta kasih dan rendah hati itu yang juga harus kita terapkan dalam kehidupan kita sehari hari terhadap sesama.

Sebagian orang yang memiliki pikiran kotor dan cupet memandang Valentine's Day sebagai Hari Pesta Sex.

Saya berpikir, kalau memang dasar otaknya ngeres dan cuma mau melakukan kegiatan sex kenapa harus menunggu hari Valentine, bukankah bisa dilakukan setiap hari dan setiap saat ??
Bikin video porno juga bisa dilakukan tanpa melihat hari.

Untuk kaum muda yang sedang berpacaran, hati hati dengan rayuan kekasih untuk melakukan hubungan sex hanya karena hari ini Valentine's Day dan sudah mendapat hadiah coklat. Terkecuali andapun juga mengharapkan untuk melakukannya ??

Kami sekeluarga mengucapkan Happy Valentine's Day kepada semua sahabat dumay FB.
Semoga jalinan persahabatan kita ini bisa terus berlangsung dengan terus menjaga tata krama tali persahabatan.


Sejahtera dan sehat selalu,
Raymond Liauw & Fam.

Wednesday, February 10, 2016

AHOK DOMBA BERTARING SINGA




Salah satu sifat buruk orang kaya adalah mereka sering berpikir bahwa mulai dari aparat dan pejabat negara hingga pembuat undang undang dapat dibeli dengan uang.

Saya tidak akan heran bila ada di antara anda yang pernah sakit hati karena dihina dan dimaki oleh orang kaya layaknya anda adalah kecoa busuk.

Sudah bukan rahasia umum bahwa mereka menyogok aparat pemerintah dan pembuat UU untuk melancarkan bisnis mereka bahkan mengemplang pajak.

DKI Jakarta merupakan sebuah kota metropolitan yang megah apalagi kalau melihat kerlap kerlip lampu di malam hari boleh dibilang sebagai kota yang tak pernah tidur seperti New York di Amerika.

Saya yakin masih terdapat ribuan bahkan mungkin jutaan rakyat Indonesia yang tinggal di daerah belum pernah sekalipun menginjakan kakinya di Jakarta. Bagi mereka Jakarta adalah sebuah kota idaman untuk tinggal dan bekerja.

Sejak zaman orde baru, jabatan di PemProv DKI adalah ladang basah untuk mengisi pundi. Lahan jalur hijau dijadikan tempat tinggal atau tempat usaha. Para cukong ketawa ketiwi bersama para wanita penghibur import ditemani Jack Daniels dan Johnny Walker.
Tidak ada yang protes apalagi demo. Seolah olah apa yang ada sudah sesuai dengan hukum yang berlaku. Semua bungkam bisu termasuk mereka yang disebut sebagai Anggota Dewan Rakyat.
Bila uang sudah berbicara maka semua masalah masuk kamar tutup pintu lalu matikan lampu dan tidur pulas.

Tanpa kita sadari bahwa sebenarnya selama itu pula pemerintah DKI telah melakukan pembodohan terhadap rakyat berserta anak cucunya.
Kebiasaan sogok menyogok menjadi budaya. Prilaku kekerasan tertanam pada jiwa jiwa orang miskin yang tidak mampu melawan orang kaya yang dibekingi oleh aparat pemerintah.

Rakyat berlomba saling sikut untuk menjadi pejabat pemerintah dan bersaing untuk menjadi Anggota Parlemen dengan dalih membela rakyat kecil yang hanyalah alasan sampah basi. Begitu mereka terpilih duduk di gedung parlemen atau menjadi pejabat negara, peduli setan dengan rakyat miskin.

Masa masa itu sudah menjadi kenangan dan bagian dari sejarah DKI Jakarta setelah Jokowi memegang kursi Gubernur lalu diteruskan oleh Ahok seorang keturunan Cina dan Kristen.
Ahok tidak pernah peduli walaupun dikafir kafirkan dan dicina cinakan oleh mereka yang rasis dan mengaku beragama.

Mulai dari rumah susun, tunjangan sekolah dari SD hingga perguruan tinggi negeri. Bahkan kini KJP pun akan dapat digunakan untuk pembelian sembako dan 50% discount untuk pembelian daging bagi pemegang KJP.
Semua yang dilakukan adalah untuk mengangkat drajad orang orang miskin di DKI Jakarta.

Anda tidak perlu bingung dari mana uang PemProv DKI sebanyak itu.
Sejak adanya e-budgeting maka sudah Puluhan atau mungkin Ratusan Trilyun Rupiah APBD DKI yang terpotong dan diselamatkan dari para bedebah koruptor.
APBD DKI yang selama ini dijadikan lumbung padi oleh para poliTikus koruptor kini dikunci rapat oleh Ahok.

Para orang kaya di DKI akan semakin banyak menghadapi rintangan. Selain mereka akan membayar pajak lebih besar, mereka pun tidak lagi dapat menggunakan uangnya sebebas dulu untuk membeli dukungan poliTikus koruptor. Para koruptorpun juga akan menaikan harga tawar karena resiko yang dihadapi akan semakin berat.

Para anggota dewan kian gerah dan sulit bergerak. Dengan Gubernur Gubernur sebelum Jokowi dan Ahok, mereka sangat mudah mendapatkan persetujuan. Tetapi kini meminta tunjangan rapat sebesar Rp.300 ribu untuk setiap rapat pun ditolak Ahok.

Mereka sebagai Wakil Rakyat tapi rapat saja koq' minta tunjangan yah ??? Naujubilahi minzalik !!!

Ahok layaknya seekor domba bernyali dan bertaring singa yang selalu siap melindungi domba domba lainnya menghadapi serangan ganas serigala dan hayna.
Nyawanyapun sudah dipersiapkan demi kepentingan dan kesejahteraan warga DKI Jakarta.


Salam sejahtera dan sehat selalu.
Raymond Liauw

SAMPAH RAKYAT dan WAKIL RAKYAT




Beberapa waktu lalu sahabat istri saya kena rampas di daerah Pasar Baru, Jakarta. Bukan hanya tasnya yang diambil tetapi si pelaku juga mendorong dan menganiaya korban hingga 2 gigi atasnya copot, bibir dan pipi kirinya sobek sehingga harus dilarikan ke RS Husada untuk dijahit.
Tidak ada yang berharga di dalam tasnya selain dompet dengan uang beberapa belas ribu dan lipstick plus tissue ingus. Credit card pun tidak ada. Namu...n sampai hari ini luka luka di wajah dan atas bibir masih membekas.


Para pelaku kejahatan cuma berani keroyokan, atau sok jago sok galak tapi saat dihadapi satu lawan satu atau tertangkap massa maka mereka langsung mengkerut mirip cecurut yang lagi cemberut.


Dalam seminggu ini saya melihat sedikitnya 6 video yang diposting oleh sahabat FB mengenai maling, begal dan jambret.


Bila saya mengingat keganasan dan kebringasan para begal, rampok, jambret dan sejenisnya saat melancarkan aksinya, sangatlah menggemaskan seakan ingin saya tangkap lalu gebukin dan injak injak.
Tapi kalau saya melihat mereka saat dihakimi massa apalagi dengan rintihan minta ampun dan nangis nangis ala bombay, belum lagi yang disiram bensin lalu dibakar hidup hidup, ada rasa kasihan kepada mereka. Sungguh kasihan.


Seorang Polisi sahabat baik orang tua saya pernah bilang bahwa diapun heran penjahat kambuhan biar ditangkap dan babak belur beberapa kali tapi setelah keluar dari penjara tetap akan mengulangi kejahatannya.


Entah apa yang mereka lakukan adalah suatu penyakit atau hanya karena kebutuhan hidup. Tapi yang pasti mereka dianggap sampah masyarakat dan layaknya hama yang perlu dibasmi.


Nasib mereka sangat berbeda dibanding dengan para Koruptor yang walaupun dianggap maling uang negara dan perlu dibasmi tetapi para Koruptor tersebut masih memiliki nama bergengsi yaitu "Wakil Rakyat". Seandainya tertangkap tidak pernah wajahnya babak belur malahan bisa dadah dadah di depan kamera cengar cengir. Begitu keluar dari penjara pun dia sudah menjadi milyuner lalu ikutan Pilkada deh....


Nasibmu..... nak....nak...... muka sudah babak belur, keluar dari penjara tetap saja miskin.


Selamat malam dan Salam sejahtera selalu.
Raymond Liauw